PENGANTAR PEMROGRAMAN VISUAL

A. PENGENALAN VISUAL BASIC

1. Pengertian Visual Basic

Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman merupakan perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Visual basic dikembangkan oleh Microsoft pada tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Kurtz dari Kampus Darmouth pada pertengahan tahun 1960-an (Deitel dan Deitel, 1999).

VISUAL adalah cara yang digunakan untuk membuat Graphical User Interface (GUI), di dalam visual tidak perlu menuliskan intruksi pemrograman dalam kode-kode baris, cukup melakukan “drag” dan “drop” objek-objek yang akan digunakan. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).

Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.

VB .Net adalah salah satu bahasa pemrograman dalam .Net framework. Cikal bakal dari VB .Net adalah bahasa BASIC (Beginer All-Purpose Symbolic Instruction Code) yang diciptakan tahun 1964 oleh professor John Kemeny dan Thomas Kurtz.

2. Konsep Pemrograman Basic Visual

Berikut ini adalah konsep pemrograman basis visual :

a. Program berbasis visual memakai konsep event-driven:

1) Kode program tidak mengikuti alur yang ditetapkan awal.

2) Eksekusi program dapat berlainan sesuai dengan event yang diberikan.

b. Urutan event menentukan urutan kode yang dieksekusi, jadi alur jalannya program bisa berbeda untuk setiap eksekusi program.

3. Platform dan Layer

a. Platform .NET Framework

Microsoft .Net yang awalnya disebut Next Generation Windows Services (NGWS) adalah suatu platform untuk membangun dan menjalankan generasi penerus aplikasi-aplikasi . Microsoft.NET merupakan framework (kerangka) pengembangan yang menyediakan antarmuka pemrograman baru untuk layanan Windows dan API (Application Programming Interface).

b. Layer

1) Microsoft .NET merupakan strategi Microsoft untuk menghubungkan sistem, informasi, dan alat (device), sehingga orang dapat berkomunikasi serta berkolaborasi dengan lebih efektif.

2) Teknologi .NET terintegrasi penuh melalui produk-produk Microsoft, dan menyediakan kemampuan untuk mengembangkan solusi dengan menggunakan Web service.

3)  Platform Microsoft .NET terdiri dari lima komponen utama yang tersusun dalam tiga lapisan (layer). Lapisan paling bawah adalah sistem operasi, lapisan kedua terdiri dari tiga komponen, lapisan teratas adalah Visual Studio .NET.

4. Keuntungan Mempelajari .NET.

Beberapa keuntungan ketika menggunakan .NET, adalah sebaagai berikut:

a. Multi Langue

Arsitektur .NET bersifat terbuka, sehingga memungkinkan berbagai bahasa pemrograman mengakses CLR dengan mulus. Banyak kalangan menyebut .NET sebagai “open source” versi Microsoft. Saat ini .NET dapat diprogram menggunakan Visual Basic.NET, C++.NET, Visual C#, Jscript, dan J#.

b. No DDL Hell

DLL merupakan blok atau modul-modul objek dari sebuah aplikasi. Peranannya sangat penting, sekaligus memusingkan. Sering terjadi dalam dunia Windows, kompatibilitas dan registrasi di masing-masing Workstation menjadi isu besar dalam deployment aplikasi.

c. Strong Typing dan Type Safety

.NET menyediakan strong typing, dimana setiap variabel wajib didefiniskan scope dan tipe datanya. Demikian pula dengan fasilitas type safety yang sangat bermanfaat untuk membantu dalam coding pemrograman, terutama fasilitas intellisense yang membimbing pemrogram dalam menentukan property, method, maupun function yang akan dipakai.

d. Cross Platform Possibilit.

.Net menyimpan dan mengirim data dalam bentuk XML yang merupakan format data universal di internet. Dengan demikian integrasi data antar platform lebih mudah dilakukan, selama platform tersebut mendukung XML. Manipulasi format data dalam bentuk XML, .txt, maupun .rtf merupakan sesuatu yang menantang para programmer untuk membuat aplikasi lintas platform.

e. Code Once, More Application

Interface pemrograman bersifat konsisten, dengan object model yang sama pada setiap bahasa yang digunakan. Suatu object baik berbentuk class, library, maupun web services dapat diakses dengan mudah oleh berbagai aplikasi Windows maupun web.


B. VISUAL STUDIO COMMUNITY

1. Pengertian Microsoft Visual Studio Community

Microsoft Visual Studio merupakan sebuah perangkat lunak lengkap (suite) yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu aplikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk aplikasi console, aplikasi Windows, ataupun aplikasi Web. Visual Studio mencakup kompiler, SDK, Integrated Development Environment (IDE), dan dokumentasi (umumnya berupa MSDN Library). Kompiler yang dimasukkan ke dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual C#, Visual Basic, Visual Basic .NET, Visual InterDev, Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan Visual SourceSafe.

Microsoft Visual Studio dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dalam native code (dalam bentuk bahasa mesin yang berjalan di atas Windows) ataupun managed code (dalam bentuk Microsoft Intermediate Language di atas .NET Framework). Selain itu, Visual Studio juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Silverlight, aplikasi Windows Mobile (yang berjalan di atas .NET Compact Framework).

2. Kegunaan Microsoft Visual Studio Community

Visual Studio (yang sering juga disebut VB) selain disebut sebuah bahasa pemrograman, juga sering disebut sebagai sarana (tool) untuk menghasilkan perogram-program aplikasi berbasiskan Windows.

Beberapa kemampuan atau manfaat dari Visual Basic di antaranya seperti :

a. Untuk membuat program aplikasi berbasiskan Windows.

b. Untuk membuat objek-objek pembantu program seperti, misalnya : kontrol ActiveX, file Help, aplikasi Internet dan sebagainya.

c. Menguji program (debugging) dan menghasilkan program berakhiran EXE yang bersifat executable atau dapat langsung dijalankan.

3. Edisi Microsoft Visual Studio

Microsoft Visual Studio memiliki 3 Edisi yakni :

a. Komunitas

Ini adalah versi gratis yang diumumkan pada 2014. Semua edisi lainnya dibayar. Ini berisi fitur yang mirip dengan edisi Profesional. Menggunakan edisi ini, setiap pengembang dapat mengembangkan aplikasi gratis atau berbayar mereka sendiri seperti .Net aplikasi, aplikasi Web dan banyak lagi. Dalam organisasi perusahaan, edisi ini memiliki beberapa keterbatasan. Misalnya, jika organisasi Anda memiliki lebih dari 250 PC dan memiliki pendapatan tahunan lebih dari $ 1 Juta (Dolar AS) maka Anda tidak diizinkan menggunakan edisi ini. Dalam organisasi non-perusahaan, hingga lima pengguna dapat menggunakan edisi ini. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan dukungan Ekosistem (Akses ke ribuan ekstensi) dan Bahasa (Anda dapat memberi kode dalam C #, VB, F #, C ++, HTML ++, JavaScript, Python, dll.).

b. Profesional

Ini adalah edisi komersial Visual Studio. Muncul dalam Visual Studio 2010 dan versi yang lebih baru. Ini memberikan dukungan untuk mengedit XML dan XSLT dan termasuk alat seperti Server Explorer dan integrasi dengan Microsoft SQL Server. Microsoft menyediakan uji coba gratis untuk edisi ini dan setelah periode uji coba, pengguna harus membayar untuk terus menggunakannya. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan Fleksibilitas (alat pengembang profesional untuk membangun semua jenis aplikasi), Produktivitas (Fitur hebat seperti CodeLens meningkatkan produktivitas tim Anda), Kolaborasi (alat perencanaan proyek Agile, grafik, dll.) Dan manfaat Pelanggan seperti perangkat lunak Microsoft, plus Azure, Pluralsight, dan lain-lain.

c. Perusahaan

Ini adalah solusi ujung ke ujung yang terintegrasi untuk tim dengan ukuran berapa pun dengan kualitas dan kebutuhan skala yang menuntut. Microsoft menyediakan uji coba gratis 90 hari untuk edisi ini dan setelah periode uji coba, pengguna harus membayar untuk terus menggunakannya. Manfaat utama dari edisi ini adalah sangat dapat diskalakan dan memberikan perangkat lunak berkualitas tinggi.


C. INSTALLASI VISUAL STUDIO COMMUNITY

1. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang perlu digunakan dalam installasi Visual Studio Community adalah sebagai berikut:

a. Laptop

b. Software Visual Studio Community 2019

c. Jaringan internet (Wifi)

2. Langkah-Langkah Installasi

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menginstall Visual Studio Community 2019 :

a. Pertama-tama, search dan download terlebih dahulu aplikasi Visual Studio di Google. Setelah terdownload, buka aplikasi tersebut. Kemudian centang pada I agree  to the License Terms and Privacy Policy. Klik Next untuk melanjutkan.


b. Setelah itu klik INSTALL untuk melanjutkan installasi. Pastikan komputer terhubung dengan koneksi internet, karena proses installasi yang tersedia hanyalah hanyalah versi online dan tidak tersedia versi standalone (offline).


c. Kemudian, tunggu sampai benar-benar terinstall.

        

d. Installasi selesai, klil LAUNCH untuk melanjutkan.

        

e. Setelah terinstall, selanjutnya klik Not now, maybe later. Karna kita tidak perlu Sign in untuk masuk ke aplikasi tersebut.

        

f. Pada bagian ini, kita akan memilih tema untuk Visual Studio nya. Pilih saja dengan tema Dark. Lalu klik Start Visual Studio.

        

g. Selanjutnya, tunggu beberapa menit untuk persiapan Visual Studio.

        

h. Berikut ini adalah tampilan Visual Studio Community 2013.

        




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan DFD

Input dan Output pada Bahasa Pemrograman C++

ERD (Entity Relationship Diagram)